Mineral BLDB

  1. PAJAK MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN;
  2. Pengertian :   Pajak atas kegiatan pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan, baik dari sumber alam di dalam dan/atau permukaan bumi untuk dimanfaatkan.
  3. Objek Pajak :   kegiatan pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan yang meliputi : Asbes; Batu tulis; Batu setengah permata;  Batu kapur; Batu apung; Batu permata; Bentonit; Dolomit; Feldspar; Garam batu (halite); Grafit; Granit/andesit; Gips; Kalsit; Kaolin; Leusit; Magnesit; Mika; Marmer; Nitrat; Opsidien; Oker; Pasir dan kerikil; Pasir kuarsa; Perlit; Phospat; Talk; Tanah serap (fullers esrth); Tanah diatome; Tanah liat; Tawas (alum); Tras; Yarosit; Zeolit;  Basal; Trakkit; dan Mineral Bukan Logam dan Batuan lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
  4. Subjek Pajak :   Orang Pribadi atau Badan yang dapat mengambil Mineral Bukan Logam dan Batuan.
  5. Wajib Pajak :   Orang pribadi atau Badan yang mengambil Mineral Bukan Logam dan Batuan.
  6. Tarif Pajak :   25% (dua puluh lima persen) dari Nilai Jual Hasil Pengambilan Mineral Bukan Logam dan Batuan (dihitung dengan mengalikan volume/tonase hasil pengambilan dengan nilai pasar atau harga standar masing-masing jenis Mineral Bukan Logam dan Batuan).
  7. OPD Pengelola :   Dinas PSDAPE
DPKAD Kabupaten Majalengka © 2015 Frontier Theme